Senin, 11 Oktober 2010

LINGKUNGAN PERUSAHAAN

PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN

Istilah tanggung jawab social menunjukkan pertimbangan manajemen tentang pengaruh-pengaruh social di samping juga pengaruh ekonomi dari keputusan-keputusannya.

• Pengertian Lingkungan Perusahaan

Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua faktor ekstren yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, social, etika-hukum, dan ekologi/fisik dan sebagainya.

Perusahaan dalam Masyarakat yang Pluralistik

Masyarakat pluralistic adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkunga perusahaan.
Hubungan-hubungan yang baik dapt terjadi dengan saling memberi melalui kompromi, bukannya dengan paksaan. Dalam hal ini, pluralisme mencerminkan usaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi.
Perusahaan
• Pemerintah Pusat
• Pemerintah Daerah
• Penyalur
• Media Masa
• Kelompok lain seperi Lembaga pendidikan dan biro iklan
• Lembaga Konsumen
• Pelanggan
• Lemaga Keuangan
• Pasar uang
• Karyawan
• Serikat Buruh
• Pesaing
• Asosiasi Bisnis
• Pemasok Suplier
• Kelompok politik

Kesan Negatif Tentang Perusahaan
Kritik terhadap perusahaan tidak hanya tebatas pada pertimbangan ekonomi, moral, etik, dan politik saja: tetapi juga menyangkut lingkungan fisik. Polusi udara juga meningkatkan, bahkan belum lama ini di Jakarta telah ditemukan bahwa kandungan carbon monoxide dalam air hujan cukup banyak. Sehingga masyarakat Jakarta dianjurkan untuk tidak menggunakan air hujan sebagai air minum.

Usaha-usaha untuk Memperbaiki Kesan Negatif
Untuk memperbaiki adanya kesan-kesan negatif dari masyarakat terhadap perusahaan, tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah-masalah yang negatif serta perlu melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat (humas) yang efektif.

LINGKUNGAN FISIK, ENERGI DAN KONSERVASI

Dari masalah-masalah ekonomi dan social, salah satu masalah yang sangat sulit diatasi dan memerlukan biaya besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik.
Pengembangan energi nuklir sebagai sumber tenaga di Indonesia yang sedang dalam penelitian harus diperhatikan secara seksama jika benar-benar akan dilaksanakan.

• Ekologi

Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungannya.
1. Semakin muningkatnya kosentrasi penduduk
2. Perkembangan teknologi baru
3. Semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi
Tujuan-tujuan ekologis memang sangat penting. Tetapi, persoalan riilnya adalah menyangkut apakah kita dapat mengkoordinir tujuan_tujuan tersebut dengan tujuan social dan tujuan ekonomi lainnya. Sampai saat ini belum ada consensus tentang masalah tersebut.

• Macam-macam Polusi

Polusi merupakan pengrusakan lingkungan alam di mana kita hidup dan bekerja. Masing-masing jenis polusi berikut ini menjadi ancaman bagi lingkungan yang sehat.

Pencemaran Udara
Rata-rata orang menghirup udara sebanyak 35 pon per hari. Jumlah ini merupakan enam kali dari jumlah makana dan minuman yang dikonsumsi secara normal.
Sebagian besar pencemaran udara diakibatkan oleh asap kendaraan bermotor mengingat jumlah kendaraan bermotor yang cukup banyak.
Polusi udara ini menimbulkan dampak negative yang biasanya dikaitkan dengan penyakit jantung dan pernapasan.

Pencemaran Air
Cukup banyak kasus pencemaran air Indonesia yang berasal dari berbagai macam sumber, seperti lingkungan industri, permukiman, dan lingkungan pertanian.
Jarak antara sumber air tanah dengan tangki peresapan (pembuangan kotoran) saling berdekatan sehingga bakteri-bakteri dalam tangkiperesapan dapat merembes masuk ke sumber air.

Pencemaran Sampah Awet

Di dunia ini hanya ada tiga macam tempat pembuangan sampah, yaitu bumi,air, dan angkasa. Ketiga tempat tersebut sangat berpengaruh pada kesehatan lingkungan masyarakat.
Di Indonesia data tentang sampah awet ini belum tersedia sehingga tidak kita ketahui volumenya. Jika kita lihat di Amerika Serikat (dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta) setiap tahunya menghasilkan 4,6 milyar ton sampah awet, termasuk : 48 milyar kaleng, 26 milyar botol, 4 juta ton plastic, 7,6 juta pesawat televise rusak, 7 juta mobil dan truk, dan 30 juta ton kertas.

• Energi dan Konservasi

Di Indonesia sumber energi minyak bumi sudah lam digunakan di samping batu bara dan air.
Dari sumber energi tersebut kiranya energi matahari dapat memberikan prospek penggunaan yang baik di masa depan mengingat bahaya yang hampir tidak ada, biayanya murah dan bebas polusi. Sebagian besar penggunaan energi didunia saat ini masih bergantung pada minyak dan gas.

LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PERPAJAKAN

• Alasan-alasan bagi Meningkatkan Pengeluaran Pemerintah

Pemerintah membiayai pengeluaran dari hasil pemungutan pajak. Alasan-alasan bagi pemerintahan untuk menaikkan pajak adalah untuk membiayai pengeluaran yang semakin meningkat.
Untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah telah membangun taman-taman bagi keperluan rekreasi, perpustakaan, museum dan pusat_pust rekreasi serta kebudayaan yang lain.
Adanya pertambahan penduduk dapat mengakibatkan pengeluaran pemerintah lebih besar.

• Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintahan

Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah, antara lain:
a. Pajak Tidak Langsung
Macam pajak lain yang termasuk adalah termasuk pajak tidak langsung karena pajak penjutaan impor, cukai, bea masuk, pajak ekspor, da sebagainya.

b. Pajak Langsung
Pajak kekayaan adalah pajak langsung karena langsung dikenakan atau dipungut pada pembayaran pajak.
Secara keseluruhan penerimaan Pemrintah dapat diperoleh dari :
~ Penerimaan dalam negeri, meliputi : pajak langsung, pajak tidak langsung, penerimaan miyak dan penerimaan bukan pajak
~ Penerimaan pembangunan, meliputi : bantuan program dan bantuan proyek.
Sedangakan seluruh pengeluaran Pemerintah dapa dikelompokan ke dalam
~ Pengelauran rutin, antara lain berupa : belanja pegawai, belanja barang, subsidi daerah otonom
~ Pengeluaran pembangunan
Usaha-usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan nasional dilakukan dengan melaksanakan pembangunan sektoral maupun pembangunan regional.

LINGKUNGAN HUKUM

Hukum yang ada di Indonesia dapat dikelompokan ke dalam : (1) hokum public dan (2) hokum privat.

• Hukum Publik

Aturan-aturan hukum yang dapat dimasukkan sebagai hokum public ini antara lain : hukum tatanegara, hokum tatausaha dan hukum pidana.
• Hukum Privat

Termasuk ke dalam privat adalah hokum perdata dan hokum dagang.

LINGKUNGAN PEMERINTAHAN

Hubungan antara perusahaan dan pemerintaha telah berkembang dari usaha-usaha untuk menggali dan menggunakan sumber-sumber ekonomi, yang ditujukan untuk menciptakan kondisi perekonomian yang sehat.

• Perhatian Pemerintah terhadap Kegiatan Usaha
Pemerinta juga membatu perusahaan-perusahaan kecil atu lemah karena merupakan unit usaha yang penting untuk menampung tenaga kerja dan dapat memberikan harga yang lebih rendah kepada konsumen. Bantuan semacam ini sering dinamakan subsidi.

a. Bantuan di Bidang Transportasi
Pemerintah banyak memegang peranan. Pada sector perkereta-apian , misalnya ; sepenuhnya dikuasi pemerintah yang diatr oleh Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).

b.Bantuan pada Perusahaan-perusahaan Kecil
Bantuan kepada perusahaan-perusahaan kecil dapat digolongkan ke dalam tiga golongan, yaitu :
• Bantuan financial
• Bantuan pemberian kontrak ; serta
• Bantu teknik dan manajemen.

c.Bantuan di Bidang Komunikasi
Bidang komunikasi yang meliputi kegiatan-kegiatan siaran radio, televise, telepon dan sebagainya hampir seluruhnya dikuasai dan diatur oleh pemerintah. Jadi pengaruh pemerintah di bidang usaha adalah sangat besar.
LINGKUNGAN INTERNASIONAL

• Neraca Pembayaran Internasional
Suatu konsep pentingyang berhubungan dengan neraca pembayaran adalah neraca perdagangan. Jika suatu Negara mengekspor barang-barang melebihi impornya, keadaan ini menunjukkan neraca perdagangan yang menguntungkan. Jika impor lebihbesar dari ekspornya, maka keadaan neraca perdagangan tidak menguntunhkan.
Dengan dilakukannya perdagangan internasional, akhirnya masing-masing Negara mengkonsumsikan sesuatu lebih besar daripada apa yang telah diproduksikannya.

• Perusahaan-perusahaan Multinasional
(Multinational Corporation)
Perusahaan-perusahaan Multinasional kebanyakan berasal dari Negara-negara Eropa, Amerika, dan Jepang.

• Kegiatan-kegiatan Multinasional
Perusahaan-perusahaan Multinasional bertujuan memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya ke satu Negara saj, tetapi juga ke Negara-negara lain
Masukya perusahaan-perusahaan Multinasional ke Indonesia ini didasarkan pada undang-undang Nomor 1 tahun 1967 yang kemudian disempurnakan dengan undang-undang Nomor 11 tahun 1970 tentang Penanaman Modal Asing (PMA).

• Ciri-ciri Perusahaan Multinasional
Dengan definisi ini maka Perusahaan Multinasional merupakan sumber dari penanaman modal asing langsung dan jumlahnya merupakan ukuran kegiatan perusahaan itu.

• Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinasional
a. Kebaikan Perusahaan Multinasional
@ Menambah devisa Negara melalui penanaman modal di bidang ekspor.
@ Mengurangi kebituhan devisa untuk impor disektor industri.
@ Ikut mendukung pembangunan nasional.
@Menambah kesempatan kerja dengan membuka lapangan kerja baru.
@Memondernisir industri

b. Keburukan Perusahaan Multinasional
@Perusahaan-perusahaan Multinasional tersebut memperoleh hasil berupa:
- keuntugan yang akan dialihkan ke luar negeri kepada pemegang sahamnya.
- Penyusutan/depresiasi, dalam praktek sering digunakan untuk menyembunyikan keuntungan-keuntungan agar tidak terkena pajak.
- Kebutuhan akan bahan baku dan barang modal harus didtangkan dari luar negeri yang dalam pelaksanaannya Pemeritah harus menyediakan fasilitasnya.
@Dapat merusak kehidupan polotik dan ekonomi Negara.

• Lembaga-lembaga yang Membantu perdagangan Internasional
Untuk menjual barang keluar negeri atau mengimpor barang dari luar negeri, sering diperlukan adanya lembaga-lembaga perantara. Perantara ini disebut middlemen, dibedakan ke dalam empat golongan.
a. Export and Import Commission House
b. Merchant Exporters and Importers
c. Manufacturer’s Export Agents
d. Export and Import Brokers

• Perkembangan Import dan Eksport Indonesia
Setiap tahun sejak 1969 keadaan ekspor Indonesia secara keseluruhan mengalami perkembangan yang positif dalam nilai dollar. Tetapi mulai periode 1981/1982 keadaan ekspor ini mulai mengalami fluktuasi
Barang-barang yang termasuk kategori bukan minyak dikelmpokkan menjadi:
a. Golongan barang utama, terdiri atas : kayu, karet, timah, minyak kelapa sawit, kopi, tembakau, the, dan biji kelapa sawit.
b. Golongan barang lain, terdiri atas: hewan beserta hasilnya, lada, bungkil kopra, kopra, bahan makanan, barang tambang dan lain-lain.
Import yang dilakukan oleh Indonesia selama ini meliputi tiga macam golongan barang, yakni:
a. Barang konsumsi, terdiri atas : beras, tepung terigu, tekstil, dan lain sebagainya.
b. Bahan baku dan penolong, terdiri atas : cengkeh, bahan kimia, hasil dan preparat kimia, bahan cat, pupuk, kertas, benang tenun, cambric dan shirting, bahan bangunan, dsb.
c. Barang modal terdiri atas : mesin-mesin, generator listrik, alat telekomunikasi, dsb.
Selain ketiga golongan barang tersebut, Indonesia juga mengimpor minyak dan gas untuk konsumsi di dalam negeri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar