Selasa, 16 November 2010

PEMANFAATAN SUMBER TENGA KERJA DAN KOMPETISI

BAB 9
PERSONALIA

PEMANFAATAN SUMBER TENGA KERJA
DAN KOMPETISI

 Pendahuluan
Pengertian fungsi adalah, tugas-tugas yang dapat dengan segera dibedakan dengan tugas-tugas yang lain.

 Macam/Jenis Personalia
Sesuai dengan fungsinya, pada dasarnya, di dalam perusahaan terdapat dua macam tenaga kerja,yakni :
1. Tenaga Eksekutif
2. Tenaga Operatif

 Sumber Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang diinginkan oleh perusahaan dapat diperoleh dari berbagai sumber berikut :
1. Dari dalam Perusahaan
2. Teman-teman Para Karyawan
3. Lembaga Penempatan Tenaga Kerja
4. Lembaga Pendidikan
5. Masyarakat Umum

 Seleksi Tenaga Kerja
Sebelum proses seleksi dilakukan ada dua masalah penting yang harus diatasi lebih dulu, yaitu:
1. Penentuan Jenis (kualitas) Tenaga Kerja
Yang meleiputi penentuan prasyarat yang harus dipenuhi antara lain :
a. Batas minimum-maksimum usia.
b. Pendidikan minimal yang dimiliki.
c. Pengalaman kerja yang telah diperoleh.
d. Bidang keahlian yang dimilki
e. Ketrampilan lain yang dimiliki.
f. Pengetahuan-pengetauhuan lainnya.
g. Dan sebagainya.

2. Penentuan Jumlah Tenaga Kerja
a) Analisa beban kerja
b) Analisa tenaga kerja

3. Proses Seleksi
Mengadakan seleksi yang pada umumnya meliputi tahap-tahap sebagai berikut :
a) Penisisan formulir atau penyortiran lamaran-lamaran yang masuk.
b) Wawancara pendahuluan.
c) Psycho-test.
d) Wawancara lanjutan.
e) Pengujian referensi.
f) Pengujian kesehatan.
g) Masa orientasi

 Pengembangan Karyawan
Untuk lebih meningkatakan ketrampilan kerja dengan harapan agar :
1. Tingakat produktivitas bertambah
2. Menguranagi tingakat kecelakaan.
3. Mengurangi besarnya scrap (kerusakan hasil)
4. Meningkatakan gairah kerja.

 Kompensasi
Dalam masalah pengupahan ini, terdapat 3 macam teori upah ekonomi yakni :
1. Teori pasar
2. Teori standard hidup
3. Teori kemampuan untuk membayar

 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkah Upah
Besar kecilnya tingakat upah bagi buruh, dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain :
1. Pasar tenaga kerja
2. Tingkat upah yang berlaku did daerah yang bersangkutan
3. Tingkat keahlian yang diperlukan
4. Situasi laba perusahaan
5. Peraturan pemerintah

 Metode Pengupahan
Berikut ini adalah metode-metode yang bisa dilakukan oleh perusahaan.
1. Upah langsung (straight salary)
2. Gaji (wage)
3. Upah satuan (piece work)
4. Komisi
5. Premi shift kerja (shift premium)
6. Tunjangan tambahan (fringe benefit)

 Upah Insentif
Karakteristik pokok dari upah insetif yang baik adalah :
1. Harus menunjukkan penghargaan kepada karyawan atas produktivitas mereka.
2. Harus dapat dipakai untuk mencapai tujuan produktif per karyawan secara layak.
3. Tambahan upah yang di peroleh karyawan harus paling sedikit diseimbangkan dengan biaya prodiksi terendah.

Macam-macam Bentuk Upah Insentif
1. Full Participation Plan
2. Group Insentif Plan



HUBUNGAN PERBURUHAN

 Hubungan Perburuhan Pancasila
Hubungan perburuhan ini terjadi karena buruh di satu pihak dan manajemen di pihak lain sling membutuhkan satu sama lain.
Bilamana terjadiadanya ketidak-sepakatan antara buruh dan manajemen buruh mempunyai senjata yang dapat digunakanuntuk mengenakan pembicaraan antara mereka yaitu :
1. Boikot
2. Pemogokan
3. Penghasutan
4. Memperlambat kerja

 Perantara Dalam Pemecahan Konflik
Terdapat 3 macam cara pemecahan konflik dengan mengginakan perantara, yakni :
1. Konsiliasi
2. Mediasi
3. Arbitrasi

 Lembaga-lembaga BIPARTITE dan TRIPARTITE
Bahwa untuk menyelesaikan konflik yang macet, digunakan dua macam lembaga-yaitu : bipartrie dan tripartite.

 Mecegah Konflik
Jika tidak mungkin menghindarakan sama sekali dari konflik tersebut, maka cara yang dapat ditempuh adalah mencegahnya : melalui berbagai usaha sebagai berikut :
1. Melakasanakan lembaga keluhan (grievance) dengan baik
2. Mengadakan survey gairah kerja (morale) secara rutin
3. Menyelenggarakan lembaga bimbingan dan penyuluhan (guidance & counseling)
4. Mengikut-sertakan buruh dalam pengambilan keputusan


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar